Meninggalkan dan Ditinggalkan

Bismillahirrahmanirrahim ..

Suatu hari .. seorang siswa bertanya kepada Gurunya , “ Bu Guru , tolong ceritakan kepadaku tentang perpisahan .. “. Mendengar pertanyaan itu , Guru tersenyum. Setelah duduk, melepas kacamatanya dan menghela napas, dengan bijaksana Guru mulai bercerita.

“ Perpisahan adalah awal bagi yang baru. Seperti rajawali saat meninggalkan anak anaknya. Seperti ular yang membuang kulit luarnya di musim panas. Pun seperti letupan dalam bumi , setiap hentakan perpisahan selalu melahirkan pencerahan yang akn terbekal dalam waktu selanjutnya.

Tidak perlu benci, tidak perlu dendam. Juga tak perlu pembalasan. Seperti air yang selalu mengalir, perpisahan adalah alami. Meninggalkan dan ditinggalkan selalu menjadi bagian hidup anak manusia. Sebab, kelak setiap orang pasti akan meninggalkanmu , atau justru kamu yang akan meninggalkan mereka.

Tidak ada kebersamaan yang abadi, bumi selalu berputar , pagi selalu hadir sebagai titik pisah antara malam dan siang. Seperti anak panah yang melesat dari busurnya , anak panah itu akan berlari menuju sasaran , dan busur pun kembali siap menjadi pelontar bagi yang lain.

ITULAH PROSES. ITULAH RODA. ITULAH WAKTU.

Perpisahan pasti berbekas. Setiap keratin dan sayatannya adalah hasil dari pisau pisau tajam kehidupan yang mengukir lembut di setiap jengkal tubuhmu. Terima dan resapi itu , kelak karena perpisahan engkau akan menjumpai bahwa setiap helai hatimu telah menjadi lebih indah dari sebelumnya.

Iklan

One thought on “Meninggalkan dan Ditinggalkan

Terimakasih jejak ukhuwahnya, kawan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s