Masa Lalu Hanyalah Sebuah Mimpi

Bismillahirrahmanirrahim ..

Biarlah ..

Biarlah apa yang telah terlalui hingga detik itu, detik terakhir dari pergumulan syetan dalam jiwa, detik terakhir berada dalam jurang kenistaan, hanyalah sebuah mimpi. Ya, anggap saja mimpi, bunga tidur. Yang sekejap hadir, lalu pergi dan hilang tanpa permisi meninggalkan sekelebat ingatan ketika kita terbangun. Mimpi buruk? Entahlah.

Bagiku.. mimpi ini, mimpi yang telah menorehkan banyak arti. Mimpi, yang meninggalkan beragam pelajaran, makna juga hikmah.  Mimpi, yang sekejap kehadirannya telah membentukku menjadi insan yang lebih kuat. Mimpi, yang dengannya aku  semakin yakin bahwa tak ada yang mampu mengalahkan cinta-Nya, cinta Agung-Nya, cinta tak tertandingi-Nya..

Aku percaya, bahwa segala bentuk jalan menuju kebaikan itu datangnya hanya dari-Nya, Dia Sang Maha Penunjuk Jalan Keberkahan, Allah Azza Wajalla. Jalan itu ditunjukkan bukan tanpa sebuah tujuan, melainkan Dia sedang sangat merindu. Merindu jiwa jiwa lemah yang terus merayu Dia Yang Maha Kuat, lewat doa demi doa yang tak pernah lekang. Setiap detik, setiap hembusan nafas, setiap degupan jantung, setiap denyutan nadi, setiap saat. Jika saja kita terpaksa berada dalam jalan terburuk dalam hidup, itu bukan dari-Nya, melainkan pilihan yang telah kita ambil sendiri, dan percayalah .. Dia sebaik baik tempat kembali, tempat  melabuhkan segala asa dan rasa. Ya, Dia selalu, selalu, dan selalu menerima kita kembali, dalam kondisi paling hina sekalipun.

Dan sekarang, terbukti bukan? DIA lebih dahulu mempertemukanmu dengan yang terbaik, dengan pasangan tulang rusukmu. DIA mencintaimu. DIA tak ingin membiarkan hatimu dipenuhi lubang lebih banyak lagi. Ya, ALLAH sungguh mencintaimu.

Selamat, telah berhasil menyempurnakan separuh agamamu. Sekuntum doa dari ujung senja, semoga ALLAH selalu melimpahkan keberkahan dan kebahagiaan dalam jejak langkah lembaran hidup barumu. Barokallahu lakuma, wa barokallahu ‘alaikuma, wajama’a bainakuma fii khoir ^^

Terima kasih ALLAH ..  Atas penawar dosa yang Engkau ulurkan meski bersama luapan sungai di ujung mata yang harus kutumpahkan..

Terimakasih .. atas KeagunganMU mendekap jiwa penuh hina ini hingga menjadi sekuat saat ini..

Terima kasih.. atas detik demi detik terindah yang telah Engkau sematkan dalam lembaran perjalanan hidupku kini ..

Syukurku tak terhingga..

Terimakasih Tuhanku, Terima kasih Allahu Rabbii :))

Iklan

Terimakasih jejak ukhuwahnya, kawan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s