Doa Para Pecinta

Karya : A. Mustofa Bisri

Bila penantian terasa sia – sia
dan sunyi malam mengentalkan rindu
semoga bintang-bintang tak berhenti
berkabar gembira tentang cerah pagi

Bila saat perjumpaan terasa tak lama
dan perpisahan merisaukan kalbu
semoga harapan-harapan tak mati
bersama keperkasaan cinta di hati

Bila janji pertemuan dibatalkan
dan gejolak hati tak terkirakan
semoga bukan karena kekasih murka
dan tak lagi sudi bersua

Bila hati ini terlupa, semoga
kekasihku tetap mengingatku
bila hati ini teringatmu, o kekasih
semoga karena kau mengingatku

 

 

Iklan

Cahayamu , Cahaya Cinta-Nya

Kau begitu erat mendekapnya dalam hatimu..

Lembar demi lembar kau sentuh dirinya dengan sepenuh kasih..

Sepenuh hati ..

Tak ada yang lain. Hanya dia. Dia. Dan dia.

Dia yang tak pernah sedetikpun lengah dari fikiranmu ..

Dia yang tak sejengkalpun kau izinkan bergeser dari hatimu ..

Dan dia yang tak pernah sekalipun tersia dari setiap desah nafasmu ..

Dan malam ini, lagi lagi kau datang dengan cahaya itu ..

Cahaya , yang masih sama kulihat satu tahun yang lalu

Cahaya terang yang menyinari cahaya lainnya ..

Cahaya .. yang aku sadari telah membuatku berani bertahan sejauh ini ..

Bertahan demi apa yang kuanggap adalah sebuah kebaikan ..

Bukankah segala bentuk jalan kebaikan itu datangnya hanya dari Dia Yang Maha Penerang Jalan?

Ya. Aku pun percaya, kau datang dalam kehidupanku hanyalah karena-Nya ..

Karena skenario-Nya ..

Skenario yang sungguh sungguh indah ..

Skenario yang kini membuatku banyak belajar .. banyak mengerti .. pun memahami makna sebuah rasa ..

Rasa yang ketika engkau menjatuhkannya pada sebuah hati ,

Maka ia akan membimbingmu menjadi lebih dekat pada-Nya .

Yang akan menuntunmu untuk semakin mencintai-Nya..

Dan akan menjadikan hidupmu lebih damai ..

Serta hatimu menjadi lebih bijak ..

Aku merasakannya. Sungguh sungguh merasakannya dengan baik.

Disini. Dimana rasaku berkata bahwa mencintai lembar demi lembar yang juga kau cintai itu sungguh sangatlah indah ..

Walau hanya dalam diam. Meski hanya dalam untaian doa yang tak pernah jengah terpanjatkan ..

Entah sampai kapan..

Namun aku percaya, akan tiba masanya dimana janji-Nya akan hadir ..

Janji yang akan menjawab setiap detik yang telah merekam erat memori rasa dan perjuangan yang telah terlewati  ..

Janji , yang kuyakin pada akhirnya akan menyatukan koma menjadi satu titik.

 

Sabtu , 28 September 2013

02.30 WIB

– Vinda Nafilah –

Muhasabah Hati

Ada yang bilang hati itu bagaikan kaca
Bila ada yang memecahkannya maka biar bagaimanapun ,
kita tidak mampu mengembalikannya seperti semula
Tetapi bekas kaca yang telah pecah tadi dapat dilebur ,
menjadi kaca jauh lebih baik dari yang sebelumnya ..

Namun ..
Menjadikan hati seperti baja itu lebih baik
Dimana ketika ada yang menempanya ,
Baja akan berterimakasih lantaran itu membuatnya menjadi lebih kuat..

Tetapi ..
Yang lebih baik lagi jika hati itu seperti air
Warnanya bening, zatnya cair serta perangainya lembut ,
Meskipun ia di aduk-aduk maka ia tetap dapat kembali kepada posisinya semula
Tidak ada dendam maupun luka
Melainkan ia akan mengobati lukanya sendiri
Dan tentunya dia tak perlu membalas
Karena tanpa dibalaspun orang yang mencoba melukainya
Justru akan merasakan sakit akibat pukulannya sendiri ..

kata mutiara cinta

Selamat Malam Mesirku

Masihkah kau ingat ucapan Maria dalam sinema Ayat Ayat Cinta ?
Baik, akan ku ulangi sekali lagi.
Aku rasa Sungai Nil dan Mesir itu jodoh
Kalau tak ada Sungai Nil pasti tak ada Mesir , tak ada peradaban , yang ada hanya gurun pasir.

Ya. Aku rasa itu benar. Jodoh .
Kamu percaya jodoh , Fahri?
Setiap orang memiliki jodohnya masing –masing .

Tepat. Tepat sekali.
Itu yang selalu Fahri katakan. Yang selalu ia yakini.
Tunggu !
Tidak hanya dia. Akupun juga meyakininya.
Aku percaya bahwa Allah telah menuliskan dengan terang, jelas, dan pasti.
Siapa , kapan , dan dimana.
Dan, sampai saat itu tiba. Tetaplah disana , dan aku akan tetap disini.
Bersama perjuangan jihad memproses diri.
Demi menjadi yang terbaik yang pernah ada.
Menjadi yang terindah yang pernah hadir .

Selamat malam, Mesirku ..
Bagaimanapun juga , kau adalah doa doa panjang di setiap ujung sajadahku .
Jika ada orang yang begitu sangat kurindu kehadirannya dalam perjalanan hidup ,
Percayalah , kaulah orangnya .

Sampai bertemu pada takdir Allah ^_^

-Vinda Nafilah-